Syarat dan Ketentuan Kemitraan Sate Sangkuriang

BAB I                   Hak & Kewajiban Pemberi Hak Jual ( dalam hal ini disebut sebagai PIHAK I )

Pasal :

  1. Memberikan hak jual secara penuh kepada Mitra Sate Sangkuriang dengan merujuk kepada Surat Kesepakatan yang telah di tanda tangani kedua belah pihak .
  2. Memahami bahwa program ini adalah Program RM. Bale Apung Sangkuriang untuk membantu memberikan solusi ekonomi dimasa pandemi Covid-19 .
  3. Menjamin suplai stock Produk yang di infokan terlebih dahulu oleh Mitra 1 hari seblum membuka lapak Sate Sangkuriang, dan tidak melayani pemesanan produk berupa ketan dan sate secara mendadak .
  4. Jika dalam keadaan darurat memerlukan produk ketan ataupun sate maka hendaknya melakukan koordinasi antar sesama cabang untuk menjalin kerjasama yang baik .
  5. Menyepakati antara kedua belah pihak bahwa dalam Perjanjian ini, berakhir atau sedang berjalan karena sebab apapun, Mitra dilarang untuk mengganti / menggunakan nama Sate Sangkuriang .
  6. Tidak diperbolehkan untuk merubah harga jual yang telah disepakati .
  7. Pihak Pertama tidak melayani pengantaran produk jual kepada Mitra dan bahwa pihak Mitra lah yang mengisi pembukuan harian penjualan di tempat Pihak Pertama saat pengambilan produk jual .
  8. Jika Mitra ingin difasilitasi pengantaran produk berupa ketan dan sate maka diwajibkan memberikan kompensasi transport sebesar Rp. 5.000 bagi si pengantar .
  9. Jika Mitra ingin menambah Cabang Baru ditempat lain, maka perlu adanya pemberitahuan terlebih dahulu kepada Pihak Pertama minimal 2 minggu sebelumnya dengan mengajukan Surat Proposal Pengajuan Buka Cabang Baru .
  10. Apabila Mitra keluar atau berhenti dan atau tidak diberhentikan untuk bekerja sama dengan Manajeman RM. Bale Apung Sangkuriang, disebabkan melanggar perjanjian atau dalam keadaan tertentu maka perlu ada pemberitahuan terdahulu kepada kedua belah pihak serta tidak boleh meniru / menyerupai Produk Sate Sangkuriang dengan cara apapun .
  11. Mitra dilarang untuk menjual belikan barang dan peralatan dari Manajemen Sangkuriang .
  12. Jika penjualan produk tidak maksimal setelah melakukan musyawarah, evaluasi dan mentoring bisnis, maka Pihak Pertama akan menarik kembali barang – barang yang dipinjamkan .
  13. Pihak Pertama akan melakukan musyawarah, rapat evaluasi dan mentoring bisnis secara rutin dan berkala kepada Para Mitra demi terjalinnya hubungan erat baik secara bisnis maupun sosial .
  14. Pihak Pertama menegaskan bahwa tidak ikut andil dalam Pembiayaan Sewa / Operasional yang berkaitan dengan Mitra diluar kesepakatan yang ditanda tangani kedua belah pihak .
  15. Pihak Pertama akan mengadakan Program Reward kepada mitra dengan pencapaian prestasi baik dan agar menjadi motivasi bagi Mitra lain .
  16. Kedua belah pihak melakukan tertib administrasi dalam pembukuan dan dokumentasi yang disediakan oleh Manajemen .
  17. Mewajibkan kepada Mitra untuk menyetorkan hasil penjualan baik berupa cash / transfer kepada Manajemen usai melakukan penjualan setiap harinya .
  18. Memahami betul bahwa tertib administrasi adalah bagian terpenting dalam menentukan suksesnya membangun Insfrastruktur Bisnis, maka jika ada yang melanggarnya akan dikeluarkan sangsi peringatan ringan atau sangsi berat dengan kewenangan CEO. Program Usaha Sate Sangkuriang .
  19. Apabila Pihak II atau Mitra melanggar pasal – pasal tersebut diatas maka akan dikenakan denda sebesar Rp. 2.000.000 ( dua juta rupiah ) dan akan dibawa keranah hukum .

BAB II                   Hak & Kewajiban Mitra / Pengelola ( dalam hal ini disebut sebagai PIHAK II )

Pasal :

  1. Mendapatkan 50 tusuk sate sebagai bantuan Promosi dari Pihak Manajemen .
  2. Siap menjalankan Program Bantuan Usaha Sate Sangkuriang dengan itikad baik dan benar .
  3. Menjual Produk Sate Sangkuriang dengan harga yang ditentukan oleh Manajemen dengan ketentuan :
  4. Harga jual 1.700 yang ditentukan oleh Manajemen dengan harga pokok Rp. 1.300 untuk produk sate .
  5. Harga jual Rp. 2.500 s/d Rp. 3.000 yang ditentukan oleh Manajemen dengan harga pokok Rp. 2.100 untuk produk ketan bakar .
  6. Menyediakan sarana prasarana fasilitas pendukung yang diperlukan saat aktifitas jual – beli diluar yang telah disediakan oleh pihak Manajemen ( kertas nasi, arang, plastic, kipas, kantong kresek, dsb. ) .
  7. Memberikan evaluasi masukan yang sifatnya membangun bersama demi kelancaran kedua belah pihak .
  8. Wajib menghadiri gathering bersama dengan pihak Manajemen yang akan diadakan 1 bulan sekali oleh Manajemen .
  9. Menjaga dan memelihara inventaris yang diberikan oleh Manajemen baik berupa barang dan produk .
  10. Wajib membayar ketan bagi mitra bagi mitra yang melakukan pengambilan dengan jumlah tertentu pada hari kedua setelah pengambilan barang dari pusat dan pusat tidak menerima retur ataupun barang sisa dalam produk ketan .
  11. Diperbolehkan menjual produk pendukung menu sate setelah di musyawarahkan dengan pihak Manajemen .
  12. Memahami cara menjaga dan menyajikan produk usaha yang diberikan oleh Manajemen terutama produk ketan .
  13. Siap untuk belajar dalam Program Mentoring Bisnis dan rendah hati saat belajar .
  14. Ilustrasi jika Mitra memiliki rekomendasi

Pengajuan

Kidmat min 3 hari

Menjelaskan Kesepakatan

Riset Tempat dan Survey

Awal buka didampingi tim Manajemen Sesuai keperluan

  1. Siap dan diwajibkan khidmat 3 hari minimal dicabang yang telah dikelola oleh Pusat ( magang ) .
  2. Menentukan niat lanjut / tidaknya usai masa magang .
  3. Niat memulai usaha dengan menjaga nilai – nilai keberkahan dan ibadah .
  4. Gigih, sabar dan istiqomah dalam menjalankan unit usaha yang telah di amanahkan serta menghilangkan pikiran-pikiran pesimis dan nilai negative lainnya yang tidak dibenarkan bagi seorang pengusaha .

BAB III                Keuangan

Pasal :

  1. Menyamakan antara penjualan produk dengan uang tunai .
  2. Menyetorkan uang hasil penjualan saat pengambilan barang baru .
  3. Menuangkan transaksi ke dalam nota penjualan jika diperlukan .

BAB IV                Penambahan / Pengurangan BAB dan Pasal

Pasal :

  1. Mengkaji, merundingkan dan menyepakati penambahan / pengurangan pasal dalam kesepakatan saat gathering yang ditentukan oleh pihak Manajemen usai musyawarah .
  2. Pusat hanya memberikan inventaris barang berupa 2 buah tanggungan, 1 alat bakar, 1 spanduk serta 50 tusuk sate sebagai promosi di awal buka.
  3. Hal yang perlu disiapkan pengelola: Kipas bambu, arang, kertas nasi, plastik pembungkus serta alat pendukung lainnya yang berkaitan dengan transaksi jual beli.

BAB V                 Resiko

Pasal :

  1. Mengecek kembali saat pengambilan produk dipusat agar menjaga kualitas produk tetap terjaga .
  2. Segala kerusakan produk / kehilangan yang terjadi di tempat Mitra menjadi tanggung jawab Mitra .
  3. Mengukur dengan baik jumlah pengambilan produk untuk dijadikan stock .

BAB VI                 Pernyatan Ikrar & Kesepakatan

Pasal :

  1. Surat yang dibuat dengan membacakan Pernyataan Ikrar & poin – poin kesepakatan di tanda tangani sebelum mulai Program Usaha Bantuan dalam menjual Sate Sangkuriang .
  2. Surat kesepakatan yang tertanda tangani oleh kedua belah pihak dibuat dan disetujui dalam keadaan sadar tanpa ada unsur pemaksaan serta saling berkomitmen kuat dalam menjalani konsekuensi setiap poinnya .

BAB VII                Menjaga & Memelihara Produk

Pasal :

  1. Diupayakan pengelola mempunyai kulkas / freezer guna menyimpan produk sate .
  2. Pada posisi sate beku maka memerlukan waktu tunggu 1-2 jam untuk siap dibakar dan lama kualitas daging diluar freezer selama 7 jam.
  3. Untuk menjaga produk ketan digunakan konsep pendadaran saat meletakan diatas media dengan adanya sirkulasi udara / angin .
  4. Hindari peletakan ketan bakar dengan posisi menumpuk .
  5. Jika ada sisa sambal, maka taruh dalam kulkas dan menghangatkannya saat sebelum buka usaha .
  6. Kerusakan dan kelalaian kualitas produk baik ketan maupun sate menjadi tanggung jawab Mitra sepenuhnya .
  7. Wajib mengkroscek ulang baik berupa produk sate dan ketan saat serah terima barang yang diambil/dikirim oleh pusat .
  8. Ketika usai serah terima barang, maka pertanggung jawaban terkait kualitas dan jumlah produk sepenuhnya berpindah menjadi tanggung jawab mitra yang ditanda tangani dalam berita acara pengambilan .

BAB VIII                               Kondisi Tidak Terduga

Pasal :

  1. Memusyawarahkan jika terdapat poin – poin yang terjadi diluar kesepakatan dengan asas tolong – menolong dan kekeluargaan .
  2. Menambahakan / mengurangi pasal pada BAB. Tambah / pengurangan pasal usai melihat perkembangan yang terjadi pada saat kondisi yang terjadi pada saat kondisi yang tidak terduga .